Amazon, raksasa e-commerce yang selalu bergerak dinamis, kembali membuat gebrakan dengan memberlakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi ratusan karyawan di Prime Video dan Amazon MGM Studios. Keputusan ini datang setelah perusahaan sebelumnya melakukan pemangkasan workforce Twitch sebesar 35 persen.

Kebijakan Fokus Investasi, Meski Laba Meningkat

Mike Hopkins, kepala hiburan Amazon, dalam sebuah email kepada karyawan mengungkapkan bahwa perusahaan telah “mengidentifikasi peluang untuk mengurangi atau menghentikan investasi di beberapa area sementara meningkatkan investasi dan fokus pada inisiatif konten dan produk yang memberikan dampak terbesar.”

Hopkins tidak memberikan angka pasti, namun mengindikasikan bahwa “beberapa ratus” karyawan akan di-PHK, dengan sebagian besar pekerja Amerika mengetahuinya pada akhir hari, sementara karyawan global akan mengikuti pada akhir minggu tersebut.

Janji Dukungan Meskipun PHK, Amazon Berkomitmen pada Investasi

Meskipun terjadi pemutusan hubungan kerja, Amazon menjanjikan dukungan kepada karyawan yang di-PHK dengan paket manfaat, termasuk pembayaran pemisahan dan dukungan penempatan pekerjaan eksternal. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk “investasi berkelanjutan dalam pemrograman, pemasaran, dan produk.”

Gelombang PHK Amazon Belakangan Ini

Ini bukan kali pertama Amazon melakukan PHK massal. Meskipun memiliki lebih dari 200 juta pelanggan Prime berbayar, perusahaan ini sebelumnya melakukan pemangkasan di berbagai divisi, termasuk Twitch, divisi gaming, dan divisi Alexa. Meski mencatat laba rekornya pada tahun 2023, Amazon terus mengevaluasi dan mengubah strateginya.