Para penggemar dunia game, persiapkan diri karena ada kabar tak mengenakan dari balik layar. PHK telah menghantam studio-game terkenal, Toys for Bob dan Sledgehammer Games. Aduhai, kenapa bisa begini?

PHK Massal di Toys for Bob: Habis Gelombang “Toys-to-Life”

Kalian pasti kenal Toys for Bob, kan? Mereka yang ngebuat game Skylanders yang bikin kita beli figurinya untuk dimainin di layar. Ternyata, studio ini juga bakal menerima suntikan PHK dengan total 86 karyawan yang terkena dampaknya. Gak kebayang, ya, rasanya seperti kehilangan teman main dari kotak permainan.

Toys for Bob, selain Skylanders, juga punya andil besar dalam seri Spyro the Dragon dan Crash Bandicoot 4: It’s About Time. Namun, sepertinya langit gelap mulai menghadang mereka. Sebelumnya, The Gamer sempat mengabarkan bakal ada pemangkasan sekitar 40% karyawan, yang seharusnya cuma sekitar 35 orang.

Terpaan PHK di Sledgehammer Games: Panggilan Terakhir bagi 76 Karyawan

Sledgehammer Games, studio di balik kesuksesan beberapa game Call of Duty ternama, juga ikut menerima hantaman PHK. Total 76 karyawan bakal kehilangan pekerjaan mereka. Bayangkan, mereka yang terlibat dalam membuat game keren kayak CoD: Modern Warfare 3, CoD: WWII, dan yang terbaru, CoD: Vanguard.

Bukan cuma itu, lho. Kabarnya, kantor Sledgehammer Games bakal ditutup dan beralih sepenuhnya ke sistem kerja jarak jauh. Sebuah perubahan besar yang harus mereka hadapi.

Gelombang PHK dalam Industri Game: Kelanjutan dari Tren Kelam

Gak cuma Toys for Bob dan Sledgehammer Games yang kena, Microsoft sebagai induk perusahaan juga memberlakukan PHK massal di tim Xbox, Activision Blizzard, dan ZeniMax (Bethesda). Dan, tentu saja, ini bukan kabar yang bagus. Komisi Perdagangan Federal (FTC) bahkan menyuarakan keberatan mereka atas akuisisi Microsoft terhadap Activision Blizzard.

Belum lagi kabar buruk lainnya. Di tahun 2023, sekitar 10.500 pekerja industri game harus merasakan pahitnya PHK. Dan, hanya dalam sebulan lebih di tahun 2024, sudah ada tambahan 6.000 kasus lagi. Sungguh tahun yang berat bagi industri teknologi secara keseluruhan. Semoga para karyawan yang terkena dampak bisa segera mendapatkan kesempatan baru yang lebih baik.