Tahukah kamu bahwa mesin Teks-ke-Suara bisa jadi bintang utama di game terbaru Ubisoft, Prince of Persia: The Lost Crown? Dilaporkan oleh IGN, karakter bernama Kalux, seorang roh pohon dalam game tersebut, malah terdengar seperti robot Siri yang kebetulan sedang mencoba peran di tengah setting inspirasi Persia.

Suara Mesin yang Tak Sesuai

Sebagai kejutan bagi para pemain, terutama yang menanti peluncuran minggu depan, Ubisoft tampaknya melakukan kesalahan lucu. Salah satu karakter non-playable (NPC) di game tersebut diisi suaranya oleh program Teks-ke-Suara, lengkap dengan nada sedikit robotik yang biasa kita temui dari layanan semacam itu.

Bukan Siri atau Alexa sepenuhnya, tetapi cukup mendekati dan tentu tidak sesuai dengan setting yang terinspirasi oleh Persia dalam permainan ini. Yang membuatnya semakin kocak, karakter Kalux ini seolah diisi suaranya oleh program Teks-ke-Suara yang dapat diakses secara gratis secara online, biasanya digunakan oleh para streamer.

Bukan ‘AI Menggantikan Pekerjaan’

Jangan buru-buru berpikir bahwa ini adalah tanda ‘AI akan menggantikan pekerjaan kita’, melainkan kesalahan dari Ubisoft sendiri. IGN mencatat bahwa Kalux tidak memiliki aktor suara dalam kredit permainan. Selain itu, Kalux hanya memiliki beberapa baris dialog, sehingga kemungkinan besar perbaikan untuk menugaskan aktor manusia dalam hal ini tidak akan sulit. Ubisoft memang telah menyiapkan day-one patch, tetapi sayangnya, masalah Kalux tidak akan diatasi. Tunggu patch lain pada akhir Januari atau awal Februari yang akan menggantikan bot tersebut dengan suara manusia.

Kesalahan Terkonfirmasi oleh Ubisoft

Ubisoft mengakui kesalahan ini dan menyatakan bahwa “versi bahasa Inggris dari delapan baris teks untuk karakter ini tidak diimplementasikan dengan benar.” Mereka menambahkan bahwa game ini memiliki lebih dari 12.000 baris dialog dalam berbagai bahasa. Pengembang game sering menggunakan layanan Teks-ke-Suara dan suara AI untuk membuat dialog sementara, yang akhirnya digantikan oleh aktor manusia. Namun, kali ini, Ubisoft lupa menangani satu karakter ini.

Masa Depan Suara di Industri Game?

Meskipun insiden ini adalah sebuah kesalahan, bukan berarti layanan Teks-ke-Suara yang ditingkatkan oleh AI tidak akan mengubah industri ini secara drastis. CD Projekt Red baru-baru ini menggunakan AI untuk menyertakan suara aktor yang sudah meninggal dalam Cyberpunk 2077: Phantom Liberty, dan SAG-AFTRA baru-baru ini mencapai kesepakatan dengan platform suara AI untuk memudahkan aktor melisensikan suara mereka sebagai replika digital untuk digunakan dalam permainan.